Marmer atau Granit, yang mana yang Cocok untuk Proyek Anda?
Memilih antara batu marmer dan granit untuk proyek Anda bisa menjadi keputusan yang sulit. Kedua opsi material ini dapat menawarkan keindahan dan daya tahan, tetapi masing-masing memiliki keunggulan dan karakteristik yang berbeda. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang konteks yang lebih cocok untuk marmer atau granit. Untuk lebih detail tentang kelebihan dan kekurangan material ini, Anda dapat mempelajarinya di artikel Kelebihan Marmer dan Granit serta Kekurangan Marmer dan Granit.

1. Daya Tahan
- Pilih Granit jika Anda membutuhkan material yang tahan terhadap goresan, panas, dan noda. Dalam konteks ini, Granit adalah pilihan ideal untuk area dengan aktivitas tinggi seperti dapur, lantai, atau area outdoor. Material ini memiliki daya tahan terhadap beban berat dan tidak mudah tergores, menjadikannya solusi baik untuk lingkungan yang sibuk.
- Pilih Marmer jika Anda menginginkan tampilan mewah dan elegan dengan daya tahan yang cukup baik. Meskipun lebih lunak dibandingkan granit, marmer cukup kuat untuk digunakan pada area dengan lalu lintas sedang seperti ruang tamu, ruang keluarga, atau dinding dekoratif. Namun, marmer lebih rentan terhadap noda dan goresan, sehingga memerlukan perawatan lebih hati-hati.
2. Estetika dan Desain
- Pilih Marmer untuk memberikan kesan klasik serta mewah dengan pola unik dan warna lembut untuk proyek Anda. Anda juga bisa memilih marmer eksotik yang one of a kind dengan pola unik-nya. Karena kesan-nya yang mewah, marmer sering digunakan untuk perumahan dan bangunan komersil serta hospitality.
- Pilih Granit jika Anda menginginkan material dengan variasi warna dan pola yang lebih dinamis dan Anda tidak keberatan jika material tersebut memiliki pola yang lebih monoton. Oleh karena itu, granit sering dipakai untuk area outdoor, countertop, eksterior dan lainnya.
Note: Marmer dan Granit memiliki banyak opsi finishing yang akan mengubah estetika dan menonjolkan aspek tertentu dari material tersebut. Contohnya, marmer tidak harus mengkilap dan terlihat mewah dengan finishing polished tapi bisa dibuat menjadi tampak natural dengan finishing chiselled. Begitu juga granit dapat dibuat lebih mewah dengan finishing polished. Kita akan bahas lebih detail tentang finishing di akhir artikel ini.
3. Lokasi dan Penggunaan
- Pasang Marmer di area dengan tingkat kelembaban rendah seperti ruang tamu, meja rias, atau dinding dekoratif serta indoor. Hal ini karena marmer memiliki porositas lebih tinggi sehingga tidak terlalu tahan cuaca dan mudah menyerap cairan.
- Pasang Granit di area yang lebih rentan terhadap kelembaban dan paparan bahan kimia, seperti dapur, kamar mandi, atau lantai luar ruangan. Granit memiliki porositas lebih rendah dibandingkan marmer, sehingga lebih tahan terhadap kelembaban dan noda.
4. Perawatan dan Keawetan
- Pilih Granit jika Anda menginginkan material yang lebih mudah dirawat dan tahan lama tanpa perlu penyegelan rutin. Granit cukup dibersihkan dengan air dan sabun ringan serta tidak mudah bernoda, menjadikannya pilihan praktis untuk ruang dengan aktivitas tinggi seperti ruang tamu atau kantor.
- Pilih Marmer jika Anda bersedia melakukan perawatan rutin untuk menjaga keindahannya. Marmer perlu disegel ulang secara rutin untuk mencegah noda dan perlu dibersihkan dengan produk khusus agar tidak rusak oleh bahan asam seperti cuka atau jus lemon.
Note: perlu dicatat juga, daya tahan material dapat dipengaruhi metode finishing pilihan Anda. Umumnya, semakin halus metode finishing seperti polished akan lebih tahan dibandingkan finishing kasar seperti chiselled atau burned.
5. Anggaran dan Biaya
- Granit umumnya lebih terjangkau dibandingkan marmer, terutama untuk varian yang lebih umum.
- Marmer cenderung lebih mahal, hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, yang dapat Anda pelajari di artikel Kenapa Marmer Harganya Mahal ini.
6. Tentang Metode Finishing
Baik marmer dan granit dapat dipengaruhi kualitas dan tampilannya oleh metode finishing. Umumnya, semua metode finishing dapat digunakan baik pada marmer atau granit. Namun, beberapa metode lebih cocok dan dianjurkan untuk salah satu material. Contohnya, metode finishing yang lebih “keras” terhadap material lebih cocok untuk granit seperti acid-etched, burned, flamed, chiselled dan lainnya. Anda juga bisa merujuk ke tabel dibawah ini panduan umum dalam memilih metode finishing:
| Metode Finishing | Kelebihan | Kekurangan |
| Polished | – Tampilan mengkilap & mewah – Mudah dirawat & dibersihkan – Permukaan halus & mulus – Segel ulang tidak perlu terlalu rutin (1 – 2 tahun) – Jika terjadi kerusakan ringan, bisa dipoles ulang – Biaya finishing lebih terjangkau | – Permukaan paling licin |
| Honed | – Tampilan matte dan natural – Permukaan halus dengan tekstur seperti satin – Mudah dibersihkan – Jika terjadi kerusakan ringan, bisa dipoles ulang – Biaya finishing lebih terjangkau | – Permukaan sedikit licin – Perlu segel ulang lebih rutin (6 bulan – 1 tahun) |
| Flamed | – Tampilan rustic dan kasar – Permukaan tidak licin | – Perlu segel ulang lebih rutin (6 bulan – 1 tahun) – Lebih ideal dengan granit / marmer dengan daya tahan tinggi |
| Leathered | – Tampilan elegan, menonjolkan warna alami material – Permukaan sedang (tidak licin, tidak kasar) – Lebih tahan noda & kotoran | – Perlu segel ulang lebih rutin (6 bulan – 1 tahun) – Sulit dibersihkan karena kotoran dapat masuk ke lekuk material – Hasil dapat bervariasi, perlu kontrol dari user |
| Chiselled | – Tampilan unik (jika handmade) dan kasar – Permukaan kasar sehingga cocok untuk outdoor | – Sulit dibersihkan karena kotoran dapat masuk ke lekuk material – Perlu segel ulang lebih rutin (6 bulan) – Hasil dapat bervariasi, perlu kontrol dari user |
| Acid-Etched | – Tampilan matte dan tidak mencolok – Permukaan sedikit kasar | – Perlu segel ulang lebih rutin (6 bulan – 1 tahun) – Tidak ideal untuk granit karena tidak reaktif kepada asam – Sulit dibersihkan karena kotoran dapat masuk ke lekuk material |
| Brushed | – Tampilan antik – Permukaan tidak licin dengan tekstur … | – Perlu segel ulang lebih rutin (6 bulan) – Sulit dibersihkan karena kotoran dapat masuk ke lekuk material – Lebih ideal dengan granit / marmer dengan daya tahan tinggi |
| Bush-Hammered | – Tampilan natural dan unik – Permukaan kasar | – Sulit dibersihkan karena kotoran dapat masuk ke lekuk material – Perlu segel ulang lebih rutin (6 bulan) – Lebih ideal dengan granit / marmer dengan daya tahan tinggi |
Marmer dan granit adalah opsi material yang bagus dengan kelebihan dan kekurangan-nya masing-masing. Memilih antara batu marmer dan granit tergantung pada faktor-faktor seperti lokasi penggunaan, tingkat perawatan yang dapat Anda lakukan secara rutin, anggaran, dan preferensi desain.
Jika Anda membutuhkan material tahan lama dengan perawatan minimal, granit adalah pilihan yang lebih tepat. Namun, jika Anda mengutamakan estetika dan keanggunan, marmer dapat menjadi pilihan terbaik untuk menciptakan tampilan mewah dan eksklusif di proyek Anda.
Anda tentunya juga dapat mix and match marmer serta granit untuk proyek Anda serta menyesuaikan metode finishing sesuai dengan kondisi dan preferensi Anda. Misalkan Anda pakai granit leathered untuk lantai kamar mandi dan granit flamed untuk area outdoor. Atau menggunakan marmer polished untuk countertop dan marmer acid-etched untuk lantai kamar mandi. Pastikan untuk mempertimbangkan kebutuhan dan anggaran Anda sebelum membuat keputusan akhir.
Immortal menyediakan jasa pembuatan furnitur marmer dan granit. Anda juga bisa pilih marmer dan granit pilihan Anda di galeri marmer dan galeri granit kami yang bisa Anda beli di toko marmer dan toko granit Immortal dengan pilihan material yang luas baik dari sumber lokal maupun impor. Tidak hanya itu, Immortal juga menyediakan jasa potong & finishing sampai dengan jasa pemasangan material tersebut. Klik tombol dibawah ini untuk konsultasi proyek Anda dengan tim Immortal sekarang!
