Panduan Lengkap Cara Merawat Batu Marmer
Marmer adalah salah satu material batu alam paling elegan dan berkelas yang banyak digunakan untuk lantai, dinding, kamar mandi, dan countertop dapur. Namun, di balik keindahannya, marmer juga membutuhkan perawatan khusus agar tetap awet dan tidak cepat kusam atau rusak. Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana cara merawat marmer berdasarkan aplikasinya dan jenis finishing-nya.
📌 Ringkasan Cepat
- 🧴 Marmer perlu dibersihkan secara rutin dengan pembersih pH netral
- 💧 Hindari cairan asam seperti lemon, cuka, atau pembersih keramik biasa
- ✅ Finishing polished lebih mudah dibersihkan dibandingkan honed karena permukaannya yang lebih mulus
- 🚿 Aplikasi di kamar mandi butuh drainase dan pencegahan lembap
- 🔒 Semua batu marmer idealnya disegel secara berkala (6-12 bulan, tergantung jenis finishingnya)
- 🧽 Gunakan pembersih halus seperti lap microfiber dan hindari sikat kasar

🔹 Jenis Finishing dan Pengaruhnya pada Perawatan
Finishing yang Anda pilih pada batu marmer Anda akan mempengrauhi seberapa mudah atau sulit perawatan batu tersebut. Ini dikarenakan ada banyak pilihan jenis finishing dimana masing-masing memiliki efek yang berbeda kepada permukaan batu. Sebagai rule of thumb, semakin halus hasil finishing, maka perawatan akan semakin mudah dan sebaliknya. Hal ini karena permukaan batu yang kasar akan lebih mudah untuk menangkap dan menyimpan kotoran serta debu sehingga lebih sulit dan perlu lebih rutin dibersihkan. Contohnya, Anda bisa pelajari di tabel di bawah ini:
| Finishing | Ciri Khas | Perawatan |
|---|---|---|
| Polished | Mengkilap, reflektif, Halus | Rentan goresan & etching, bersihkan dengan kain halus |
| Honed | Doff, tidak reflektif, tekstur satin | Lebih tahan gores, tapi mudah kotor, cocok untuk lantai |
| Textured | Kasar / bertekstur | Sulit dibersihkan, hindari di area dengan debu tinggi |
💡 Tips Umum Harian
| Aktivitas | Saran |
|---|---|
| Membersihkan debu | Gunakan alat pembersih halus seperti kemoceng, lap atau vacuum cleaner |
| Lap basah | Gunakan air + sabun pH netral |
| Noda membandel | Kompres dengan baking soda + air (jangan digosok keras) |
| Goresan ringan | Dapat dipoles ulang oleh profesional |
| Perawatan berkala | Re-sealing sesuai anjuran vendor (6–12 bulan) |
❌ Hal yang Harus Dihindari
- Pembersih keramik, cuka, lemon, atau cairan asam lainnya
- Sikat kawat atau spons kasar
- Meletakkan barang logam basah langsung di atas marmer (bisa meninggalkan karat)
Contoh Tips Perawatan yang Khusus untuk Aplikasi Tertentu
🚿 Perawatan Marmer di Kamar Mandi
Pada bangunan residensial dan komersial yang mewah, marmer sering digunakan untuk menghias kamar mandi mulai dari lantai, dinding serta countertop pada area wastafel. Tentunya, hal ini menyebabkan beberapa tantangan khusus dalam perawatannya karena area ini berurusan langsung dengan air dalam jumlah banyak dan rutin sehingga butuh beberapa cara perawatan yang khusus seperti berikut:
Tantangan:
- Kelembapan tinggi dalam ruangan
- Sering terkena sisa sabun & air serta risiko munculnya jamur
- Perubahan suhu
Tips Perawatan:
- Gunakan sealer anti air untuk mencegah noda dari air dan sabun
- Bersihkan rutin dengan pembersih khusus marmer
- Hindari menyimpan produk asam (shampoo, body wash) langsung di atas marmer
- Gunakan lap kering setiap selesai mandi
- Pastikan ventilasi dan drainase baik (exhaust fan/ventilasi alami)
🍳 Perawatan Countertop Marmer di Dapur
Jika Anda memutuskan untuk menggunakan marmer pada countertop dapur Anda, Anda akan perlu memperhatikan beberapa hal karena marmer Anda akan butuh perawatan lebih. Hal ini karena berbagai kegiatan dan bahan masak memiliki risiko merusak atau memberika noda pada marmer sebagai berikut:
Tantangan:
- Risiko terkena minyak yang dapat menyebabkan noda
- Risiko terkena bahan makanan asam (jeruk, tomat, kopi)
- Goresan dari alat masak
- Perubahan suhu ekstrim dari kompor dan alat masak
Tips Perawatan:
- Gunakan cutting board untuk menghindari kontak langsung dengan marmer
- Segera bersihkan tumpahan (terutama asam)
- Gunakan lap microfiber dan sabun cair pH netral
- Hindari meletakkan panci panas langsung ke permukaan
🛋️ Perawatan Marmer Lantai dan Dinding Interior
Dinding dan lantai interior dari marmer umumnya paling mudah dirawat karena tidak sering terkena cairan maupun perubahan suhu. Namun, ada 1 hal yang perlu Anda perhatikan yaitu efek furnitur berat kepada marmer Anda dan bagaimana cara mengatasinya sebagai berikut:
Tantangan:
- Debu, goresan sepatu, noda kaki
- Risiko lecet karena beban furnitur
Tips Perawatan:
- Gunakan keset kaki di area masuk
- Tempatkan felt pad di bawah furniture
- Bersihkan secara rutin dengan vacuum & lap basah microfiber
- Hindari pembersih berbasis asam atau bahan abrasif
🛠️ Kapan Harus Hubungi Profesional?
Umumnya perawatan rutin marmer dapat Anda lakukan secara mandiri. Intinya adalah jauhi marmer dari kegiatan atau bahan yang mungkin dapat merusaknya serta untuk dengan cepat membersihkan cairan dari marmer. Namun, ada beberapa kasus dimana sebaiknya Anda menyerahkan perawatan marmer Anda ke tim profesional seperti:
- Bila terjadi kerusakan berat seperti retak, lecet dan lainnya
- Bila permukaan mulai kusam dan tidak bisa dibersihkan sendiri
- Bila ingin melakukan penyegelan atau pemolesan ulang
Merawat marmer tidak terlalu sulit, asalkan Anda tahu cara merawat yang benar sesuai jenis finishing dan aplikasinya. Perawatan yang tepat akan membuat marmer Anda tetap indah dan tahan lama selama bertahun-tahun. Marmer memang mewah — tapi keindahannya sepadan dengan perhatian yang diberikannya.
Sudah tau mau pilih finishing apa untuk marmer Anda? Immortal menyediakan jasa pembuatan furnitur marmer. Anda juga bisa pilih marmer pilihan Anda di galeri marmer kami yang bisa Anda beli di toko marmer Immortal dengan pilihan material yang luas baik dari sumber lokal maupun impor. Tidak hanya itu, Immortal juga menyediakan jasa potong & finishing marmer sampai dengan jasa pemasangan marmer. Klik tombol dibawah ini untuk konsultasi proyek Anda dengan tim Immortal sekarang!
